Archive for May, 2005

Kotak Putih | Putih

Posted in Uncategorized on May 31, 2005 by tsunaki

Untuk Diriku

“jangan kau merasa bersedih dan bersusah hati karena tidak diKasihi dan diSayangi,
Karena diluar sana, ada seseorang yang menunggu unutk diKasihi dan diSayangi.
Songsonglah seperti kerinduan terhadap Ibumu yang Terkasih,
Genggamlah tangannya seperti tak ingin kau lepaskan,
Tataplah matanya yang membawa Pengharapan Baru,
lalu Rangkullah tubuhnya dan bisikkan keluh kesah,suka duka serta suka citamu”.
——————

28 September 1991 – Sekarang

Ibu

Kata yang tersembunyi dalam hati nurani,
muncul kebibir dalam saat-saat Kesedihan dan Kebahagiaan,
Laksana wewangian muncul dari jantung bunga mawar,
dan membaur dengan udara yang jernih dan berawan

“perasaanku adalah kerinduan seorang anak yatim terhadap arwah Ibunya disurga,
Kerinduannku berubah menjadi Kesedihan buta yang tak dapat melihat apapun keuali kesedihan itu sendiri,
dan hasrat KasihSayangku yang membangkitkan air mataku berganti dengan kebingungan yang menghisap dari jantungku,
dan keluh Kerinduanku menjadi sebuah Doa yang tiada henti”.
( Kangen banget nih ama Yang Terkasih,Mama…gimana yah caranya ? )

Kotak Hitam

Posted in Uncategorized on May 31, 2005 by tsunaki

Senin malam,30 Mei 2005
jam 23:00

WANITA

“Sesungguhnya seperti yang kita fahami,
Ia amat cantik,seakan-akan ciptaan Dewa,
Selembut merpati,selicik ular,
Pembangga akan kecantikannya yang laksana merak,
Sebengis serigala,semanis angsa putih,
dan mengerikan laksana Malam Kelam”.
—————-

“Kalian sekawanan besar dan aku tetap seorang diri,
laksana serigala memburu anak domba dikegelapan malam,
Namun,Demi Tuhan,…
Bercak-bercak darah akan tercecer direrumputan hingga fajar datang
dan matahari bersinar”.
(don`t ever think about that…fucking Greedy !!!)
—————-

Kotak Putih | Putih

Posted in Uncategorized on May 31, 2005 by tsunaki

Sabtu siang,28 Mei 2005
Jam 13:00

“Sungguh,kalian sangat mencintai dunia dan segala perhiasannya,
jika tidak,….
Mengapa kalian menyebutnya berulang-ulang.
Seorang pembeli senantiasa mencela barang yang hendak dibelinya.
Dan jika kalian tak berkepentingan dan memandang akan membawa -
petaka,
kalian tak akan memujinya berlebihan dan mencelanya berlebihan pula.
Dan itulah peribahasa untuk kalian”.
—————

“Pintu senantiasa terbuka,tapi nampak menjauh.
bagaimana mungkin sampai tujuan,
jika langkah takut salah dan bimbang,
langkahkan menuju kehendak hati,
Hati harus lebih dahulu menangis dari dua biji mata,
bersihkan tubuh dan panca indera,
Jadilah yang terus berlari menuju kehendak hati,
hindari menambah jarak yang merenggangkan,
selalulah menghampiri dan miskin menjauh,
Karena pintu selalu terbuka “.
—————

“Pakaian kotor dan jelek bisa ditutup dengan tingkah laku yang sopan
dan menarik,
kekeliruan kata-kata bisa dihilangkan dengan perkataan manis dan
mau mengalah,
cacat badan yang membuat kecewa bisa ditutupi dengan sifat ramah,
dan Keturunan Orang Rendah dapat ditutupi dengan watak dermawan,
ikhlas dan setia”.
—————-

Kotak Putih

Posted in Uncategorized on May 31, 2005 by tsunaki

Sabtu malam,28 Mei 2005
Jam 23:00

Rasa riangku,rinduku,lindunganku,teman,penolong dan tujuanku,
Kaulah Kasihku dan rindu padamu meneguhkan aku,
Oh Jiwa Pemikat dan Sahabatku,
Aku remuk dibumi ini,
Telah banyak kesenangan Kau berikan,…Telah banyak,
Kasih Sayangmu semata yang meliputi rindu dan bahagiaku,
kau bikin dada kerontang ini meluas hijau,
Tiada disisiku kini telah ada,
Kau adalah Rasa Riangku,
Kau tegak dalam diriku,
Jika aku telah memenuhimu,
Oh Rindu Hatiku,
Akupun Bahagia.
————–

Buah Hatiku,
hanya engkau yang kukasihi,
berikanlah ampunan pembuat dosa yang datang kepadaku dan kepadamu,
Engkaulah harapanku,kebahagiaan dan kesenanganku,
Hatiku telah enggan Menyayangi selain diri engkau.
Duhai Tuhan,
Aku berlindung kepada-MU dari hal-hal yang memalingkan aku darinya,
dan dari setiap hambatan yang akan menghalanginya dari aku.
————–

Alangkah indahnya perasaan dimabuk Kasih Sayang,
Hati menggelepar menahan dahaga rindu,
Kasih dan Sayang digenggam walau apa yang terjadi,
Kalau terputus,disambung seperti semula,
Lika-liku Kasih dan Sayang,terkadang bertemu Surga,
Menikmati pertemuan Indan dan Abadi,
Tapi tak jarang bertemu Neraka,
Dalam pertarungan yang tiada bertepi.
————–

Putih | Hitam

Posted in Uncategorized on May 24, 2005 by tsunaki

Jakarta,19 Mei 2005
Putih Hitam

Kutaburkan benih kasih dan Sayang didalam kepapaanku.
Kutanamkan ketulusan hati didalam ketidakberdayaanku.
Kucurahkan rahasia jiwa ini didalam keterpurukkanku.
Duhai Sang Jiwa Pemikat,
Perlakukanlah jiwa ini semaumu,
bawalah kemanapun kau pergi,
sakitilah sekehendakmu,
senangilah laksana Jannah,
Karena setiap penderitaan yang kulalui adalah;
langkah menuju satu tingat tertinggi.
Karena setiap penderitaan yang kulalui adalah;
surga manis yang setiap orang menghendaki namun tak ingin “melaluinya”.
Duhai Sang Jiwa Pemikat,
akan kau bawa kemana jiwa ini setelah jiwamu mengetahui kebenaran akan jiwa ini ?
akankah kau bawa kedalam jurang yang gelap dan dalam ?
atau kau campakkan seperti serigala yang puas akan mangsanya ?
atau kau bawa kedalam surga untuk abadi berada dialamnya ?
Duhai Sang Jiwa Pemikat,
Dengarkah engkau raungan suaraku yang hampir hilang ini ?
Karena aku adalah kenyataan….dan Kenyataan.
———————-

Aku dan kalian

Akulah putra penderitaan,
sedang kalian putra putri keceriaan,
dan penderitaan adalah bayangan Tuhan tunggal, yang tak mendiami kawasan hati dengki.
Kalian tak menangkap jeritan aku,bisingnya hari membuat telinga kalian tuli,
tersumbat zat batu kehidupan kalian yang tak pedulikan akan kebenaran,
namun aku mendengar “nyanyian kalian”.
Kalian tinggal dalam rumah kebodohan,
karena dalam rumah ini tiada cermin kaca buat memandang jiwa.
Aku menghela nafas panjang,dan dari keluhan ini terbitlah bisikan bunga-bunga dan gemirisik daunan dan bisikan anak sungai.
Dan tatkala kalian “merendahkan aku”,tingkah kalian berbaur dengan penghancuran tengkorak,gemeretak reruntuhan dan ratapan dari jurang dalam.
Dan bila kalian tertawa,cemoohan kalian menyemburkan racun bagai bisa ular meracuni luka.
Aku mencoba menegakkan diri dan jiwa kalian, tp kalian menggali kuburanku.
Betapapun tingginya jangkauan keriaan kalian, semua akan binasa oleh sapuan angin dari surga dan diporakporandakan menjadi kehampaan.
Itulah antara Aku dan kalian.
—————————–

23 mei 2005

“tak perlu kalian meghiburku,karena satu-satunya hiburan bagiku adalah :kebebasan,mengetahui kekuatan dari Kasih Sayangku serta kehormatan dambaanku.Aku melihat,kini.dibalik genangan air mataku,hari-hari yang telah ditentukan untukku membawaku menuju saataku akan bertemu dengan kekasih Jiwaku,bersatu dengannya dalam pelukan panjang yang suci”.
(kenapa jadi seperti ini yahhhh…..??)
——————————-

gimana yah……..
Kalian semua membenci dan muak akan perhiasan dunia yang kalian bilang akan membuat petaka,tp kenapa semua itu kalian jadikan Hiasan Didada Kalian.
( eat that SHIT….sucker !!! )
———–

Jakarta,18 Mei 2005

-Do You Ever-
Do you ever think of me
Or smell the scent of my perfume
Then feel a smile come to your lips
While it lingers in the room?
Do you ever miss me
And wish that I was there
Making wonderful love all night
Out in the nighttime air?
Do you ever look up at the stars
Wondering if I’m looking at them, too
Then make a wish upon one of them
That I was there with you?
Do you ever cry with sadness
‘Cuz I left this earth too soon
Do I bring you wonderful memories
As you stare up at the moon?
Do you ever feel cheated
For not doing all we planned to do
And did I make you happy enough
During the little time I had with you?
Just know I am always with you
Don’t ever forget that- please!
And that it’s my lips kissing you
Every time you feel a gentle breeze.

Hitam | Putih

Posted in Uncategorized on May 24, 2005 by tsunaki

Jum`at, 28 januari 2005
pagi 02:00
Terbukanya satu pintu dan terakhir.

…tunggu aku sesaat dan aku akan melihat rahasia diwajahmu.Lihat aku sejenak,mungkin aku melihat rahasia hati dimatamu,mungkin kupahami dari wajahmu semua hal yang tersembunyi dibalik jiwamu.Sang Jiwa,tunggu sebentar,…Karena aku letih dalam lorong itu dan jiwaku remuk dalam teror jalanan.Tunggu,karena kita telah mencapai persimpangan itu,tempat kematian memeluk kehidupan.Jiwa ini takkan beranjak sampai jiwamu mengatakan dengan terus terang bahwa “jiwaku adalah : tujuan dari jiwamu”,sampai kau ungkap dalam hatiku kebohongan apa yang terpendam dalam hatimu.”Aku mencoba untuk mengurai dan nampaknya kau mengikat simpul”.Dan sayapku kini telah sembuh dan telah kurentangkan.
——

- Kau dan Aku -

Bahagia saat kita duduk dipendapa,Kau dan aku,
Dua sosok tubuh namun hanya satu jiwa,Kau dan aku,
Harum semerbak dan nyanyian burung menebarkan kehidupan pada saat kita memasuki taman,Kau dan aku,
Bintang-bintang yang beredar sengaja menatap kita lama-lama,
Bagai bulan kita bagikan cahaya terang bagi mereka,
Kau dan aku,tak terpisahkan lagi,menyatu dalam nikmat tertinggi,Bebas dari cakap orang,Kau dan aku,
Semua burung terbang tinggi dilangit mengidap iri,Lantaran kita tertawa bahagia,Kau dan aku,
Sungguh ajaib,Kau dan aku,yang duduk bersama disudut rahasia,
dan pada saat yang sama kita berada.
Kau dan aku.
——

Hati ini tentram dan damai jika berdiam diri.Ketika Kekasih bersamaku,Kasih dan Sayangnya tak pernah terbagi,dengan benda fana yg selalu menguji.Kapanpun dapat kurenungi kindahannya,keluguannya dan ketulusannya.Dia akan mengisi jiwaku,dan rahasianya menjadi rahasiaku.Hati ini adalah santapan yang tersaji bagi maumu.Barulah jiwa ini pulih jika telah bersatu denganmu.Semoga kekallah jiwaku karena hasratku adalah bersatu denganmu melabuhkan rindu.
—–

Oh Tuhanku,aku anak tak beribu yang tak berpunya dan mencoba untuk bertahan hidup,terbelenggu didalam dunia bentuk yang akan membudakku dan membuat derita.Namun aku akan selalu sabar dan rela menanggung penderitaan yang tlah menimpaku.Namun demikian,aku tidak kuasa menahan penderitaan yang lebih hebat yang sedang menggangu perasaanhatiku paling dalam,karena aku masih bertanya pada diriku sendiri,Apakah engkau…….akan aku ?
—–

Salib dan orang-orang kristen dari ujung keujung tlah kujajaki,Dia tiada diatas salib
Aku pergi kebiara tempat memuja,kepagoda tua,kekuil tua.tiada jejak apapun disana.
Aku pergi kelembah dan bukit,Tlah kusaksikan,Dia tiada dibukit dan tiada dilembah jua.
Dengan segala persiapan kudaki gunung tertinggi,ditempat itu hanya ada kesunyian.
Kukelok tali kekang,kuburu ke Ka`bah,Dia tiada ditempat tua dan muda itu bertirah.
Kutanya kepada Syekh-ku perihal Dia,Dia berada diseberang jangkaun Syekh-ku.
Kudaki keearah tempat Rasul-ku berkhidmat,Dia tiada ditempat keramat itu.
Lalu,kupandang kedalam kalbuku sendiri,
Disana Dia kulihat; Dia tiada ditempat lainnya.

Hitam | Putih

Posted in Uncategorized on May 24, 2005 by tsunaki

Sunday, February 02, 2003

[ Doa terhadap Sang Pencipta ]
Oh Tuhanku,Aku seorang hambaMu yang teraniaya,dan terbelenggu dalam takdirMU.namun aku akan sabar dan rela menanggung penderitaan yang telah menimpaku.Namun demikian,aku tak kuasa menahan penderitaan yang lebih hebat yang sedang menganggu perasaan hatiku.Apakah persembahan malamku Kau terima hingga aku berhak mereguk bahagia?Apakah itu kau tolak,hingga aku dihimpit duka?Karena hanya kepadaMu-lah aku memohon dan meminta pertolongan.Amin…!

[ Doa terhadap Sang Pencipta ]
Tuhanku,…Slagi engkau tidak murka padaku.Aku tidak akan memperdulikan segala cobaan dan penderitaan.Walau bagaimanapun,Pertolonganmu pasti luas untukku.Aku hanya berlindung dengan kemuliaan zatMu.Yang menaungi tujuh lapis langit,dan menerangi kegelapan.Aku berlindung dari kemurkaan dan kebencian MU.Dan hanya Engkaulah yang berhak memurkaiku.Dan tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali atas pertolonganMU.

[ Music ]
Suatu masa aku duduk disamping orang yang kusayangi,dan kudengarkan kata-katanya.Sukmaku mulai mengembara kerelung imajiku yang tak berbatas;alam semesta tampak seperti impian,sedang raga seperti penjara yang sempit,karena suara itu merasuk kedalam kalbu.Inilah musik,kaena suara itu kudengar dalam tingkahan desah suara manusia yang kusayangi,serta kata-kata dari sepasang bibir yang setengah terbuka.

[ SALAM KEPADA FAJAR ]
Pandanglah hari ini,Sebab inilah hidup yang benar-benar hidup.Dalam jangkanya yang singkat ini terletak semuakebenaran dan kenyataan eksistensimu :- Kebahagiaan pertumbuhanmu- Kemuliaan Perbuatannmu- Kemegahan karyamu.Sebab kemarin hanyalah mimpi,Dan esok adalah bayangan.Tapi hari ini sungguh ada dan membuat kemarin menjadi mimpi indah dan esok menjadi bayangan yang berpeng-harapan.Oleh karena itu pandanglah hari ini.

Inilah Salam Kepada Fajar.

[ IBU ]
Ibu,…Kata yang paling indah dibibir adalah kata IBU.Dan panggilan terindah adalah panggilan IBU-ku.Itulah kata yang penuh dengan harap dan kasih.Kata-kata manis dan sayang yang keluar dari relung hati.IBU adalah segalanya, dialah penghibur dari kesedihan,tumpuan harap dalam penderitaan dan daya kekuatan dalam kelemahan.Dialah sumber kasih dan sayang, belas kasih, kencenderungan,dan ampunan.Diri ini bagaikan kehilangan sebuah jiwa murni yang memberkati dan menjaganya siang dan malam.Hanya doa dan pengampunan dari IBU yang kuharapkan.Dan hanya doa yang dapat kupanjatkan bagi ketenangan jiwa IBU.

Hanya Doa…!

Saturday, February 01, 2003

[ Kerinduanku ]
Ia seorang gadis yang telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga.Adalah sebuah kebenaran kerinduanku,yang sekaligus nyata dan maya.Yang hanya bisa dipahami dengan kasih dan sayang dan hanya bisa disentuh dengan kebajikan,dan kekuatan katapun terlalu miskin tuk diutarakan.Dan akan selalu menjadi sebuah kebenaran kerinduanku direlung jiwa yang bisu.

[Wahai Diriku]
Aku adalah bunga yang membuka hatinya ketika hari masih pagi.Seseorang gadis mengambilku,menciumku,dan meletakkannya didadanya.Aku adalah Tuhan,menganugrahi kehidupan dan kematian.Aku lebih lembut dari helaan nafas bunga yang harum,dan lebih tajam dari kilat.Karena aku adalah kenyataan,dan aku adalah kebaikan dan kesabaran yang tak kau ketahui.Karena aku menangis,sedangkan bukit-bukit tersenyum,karena aku direndahkan,sedangkan bunga-bunga menjaga ketinggian kuncupnya.Aku juga mendinginkan panas hati dengan mulutku.

Friday, January 31, 2003
:…wanita yang kusayangi,burung indah yang aku beri makandengan butir-butir padiku.Dan kuberi minum dari cahaya mataku;untuknya tulang rusukku menjadi sangkar danjiwa terdalamku menjadi sarang…:

Monday, January 27, 2003

-Mawar Merah-
Sang merahpun mulai menampakkan dirinya,bocah kecil dgn mawar merah diboncengannya,teringat akau akan janjiku pada-mu,mawar merah paling merah akan kubawa,
oh…Tuhan,bilakah?
[ untuk mawar merah-ku]