Archive for March, 2007

Kesalahan Kolektif Tiga Pihak

Posted in Uncategorized on March 29, 2007 by tsunaki


Judul pada salah satu link berita yang bertajuk Kesalahan Kolektif Tiga Pihak sangat menggelitik dan menggemaskan. Tiga Pihak yakni : Indonesia, Portugal dan PBB. Apa yang meggelitik dan apa yang menggemaskan ?

Apa yang harus diributkan lagi ? Timor Timur (sekarang Timor Leste) telah lepas dari NKRI, tp masih banyak para Satria, para Senopati dan para Punggawa NKRI yg berharap banyak dan mungkin sangat banyak akan kembalinya ke pangkuan NKRI seperti harapan dari komentar salah satu tamu di rumah tetangga sebelah tentang pembahasan kemungkinan kembalinya sang anak bungsu yg telah pergi.

Tp, apakah kemungkinan itu masih ada atau tetap ada ?

Raja-Ku, Indonesia-Ku

Posted in Uncategorized on March 22, 2007 by tsunaki

Memang tidak ada relevansinya jika melihat judul postingan ini. Indonesia bukanlah negeri monarki yg dipimpin oleh seorang Raja atau Ratu sebagai pemegang kekuasaan penuh. Tp Indonesia adalah sebuah negeri yang berwawasan republik dan sangat demokratis dimana kekuasaan penuh berada ditangan rakyat dan sepenuhnya pula dipercayakan oleh para wakil rakyat dalam menyalurkan aspirasi-aspirasi bagi kepentingan rakyat pula tentunya. Tp apakah masih ada diantara para wakil rakyat tersebut yang menjaga Kesucian Republik ini ? Apakah semua yg disuarakan disetiap rapat diantara para wakil rakyat, mereka menjaga Kesucian Republik ini ?

Memang tidak ada manusia suci dimuka bumi ini, merujuk pada pembahasan dirumah tetangga sebelah tentang Kesucian, terfikir dibenak,“Benarkah Masih Ada Mereka Yang Suci Di Republik ini dalam Membela dan Mempertahankan Keutuhan dan Kebesaran Republik ini ?”

Banyak bukti yang mendasar bahwa keutuhan Republik ini sedang dibuat tidak utuh lagi dan saya tidak terlalu pandai untuk menyebutkannya apa yang telah “mereka” perbuat di Republik ini baik dengan proses langsung atau tidak langsung, baik dengan proses yang dilakukan oleh para anak bangsa sendiri dengan men-dua-kan hatinya ke yang lain atau dengan cara dan proses yang lainnya.

Seperti Sang Tuan Rumah Tetangga Sebelah bilang,”Indonesia Raya Semakin Tidak Bermoral”. Saya sangat risih dengan kalimat tersebut ( maaf Om Seno ), tp apakah Indonesia raya sedang menuju ke hal tersebut atau memang sudah ?

Hai si Bajil, tengoklah para birokrat, tengoklah para senopati, tegoklah para punggawa, tengoklah para penasihat, tengoklah para wakil rakyat, tengoklah pamong praja, tengoklah mereka yang sedang berkuasa ataupun mereka yang sudah turun tahkta dari Republik ini tp masih “bermain” entah demi pribadi atau atas permintaan dari negeri seberang….tengoklah, bercerminlah dan belajarlah kepada mereka yang berusaha demi Republik ini dan tidak men-dua-kan hatinya kepada yang lain, belajarlah dari mereka, angkatlah salah satu dari mereka menjadi Guru Kinasih seperti si Wujil dari Majapahit belajar kepada Guru Kinasihnya “Sang Mahamuni” Sunan Bonang, tundukkan kepala demi menyerap pembelajaran dan tegakkan kepala demi Republik ini. Jangan menjadi orang suci tp berusahalah menjadi orang yang baik dan berusaha mencapai kesucian dalam hidup dan berguna bagi Republik ini.

Wakil Rakyat Mendengar

Posted in Uncategorized on March 21, 2007 by tsunaki

Senyum kecil tersungging di muka si Bajil Anak Nakal ketika membaca beberapa bait kata di beranda rumah tetangga yg sangat saya hormati. Senyum kepuasan karena apa yang telah diperjuangankan oleh Sang Tuan Rumah telah diperhatikan dan disalurkan sesuai dengan jalur yg berlaku dinegeri ini. Bagaimana tidak, keutuhan bangsa ini sedang menuju sesuatu yg sangat “tidak diharapkan” apabila para wakil rakyat tidak mendengar apa yg telah di uraikan oleh Sang Tuan Rumah.

Hal ini mengenai nasib bangsa ditangan para Senopati dan Punggawa bangsa yg sedang bertugas di negeri nun jauh disana. Sangat riskan seperti yg telah diuraikan oleh Sang Tuan Rumah Tetangga apabila para senopati dan punggawa bangsa terbius oleh apa yg akan “ditawarkan” oleh pihak yang aka merugikan keutuhan bangsa ini.

Tp yang terpenting 1 hal telah di dengar oleh para wakil rakyat negeri ini dan masih banyak hal lagi yang harus didengar oleh para wakil rakyat demi keutuhan bangsa ini. Semuanya demi Merah-Putih dan NKRI.

Dan untuk Sang Tuan Rumah Tetangga Sebelah, jangan berhenti tetapi maju terus karena kami akan disamping anda.

Sama Menjabarkan Tapi Berbeda Gaya

Posted in Uncategorized on March 14, 2007 by tsunaki


Didepan Komputer sambil minum Coffe Mix dan Hisap rokok kretek bingung mau ngapain tiba2 ingat 1 link…dan langsung nge-loading ke link tersebut. Agak gk percaya pada awalnya setelah baca semua postingan yang berupa pertanyaan, jawaban maupun penjabaran walaupun kurang begitu transparant tp cukup lugas untuk dibaca dan disimak.

Sebuah situs atau tepatnya sebuah forum bagi mereka yg berminat untuk masuk kedalamnya.
Tp intinya adalah ; ” apakah harus dijabarkan sedemikian rupa walaupun tidak secara detail tp cukup membuat apa yang ada dibenak kembali bekerja walaupun untuk sesaat “.

Sang bullebali boleh dibilang sebagai moderator bagi forum tersebut begitu sangat lugas penuh kehati-hatian dlm menjawab semua pertanyaan2 yang diajukan maupun dalam memberikan suatu pernyataan. Tp siapakah seorang bullebali tersebut ? Boleh dibilang sesorang dgn latar dunia tersebut dengan sangat begitu berhati-hati dalam memberikan suatu pandangan secara terbuka didalam dunia yang penuh intrik, tipuan, ancaman bahkan keselamatan nyawa itu yang mungkin mereka klaim sebagai Freedom of Speech. Memang bukan hanya bullebali yang secara berani membuka sedikit tabir dunia tersebut tp ada 1 lagi sebuah halaman yg biasa saya kunjungi.

Dengan kondisi dan kepentingan seperti apakah forum itu tetap eksis sampai sekarang ?
Apakah ada pihak2 luar yang mempunyai kepentingan lain, berdiri dibalik kelanggengan forum tersebut ?
Lalu apa benefits dari kelanggengan forum tersebut bagi sebagian orang ?
Entah, mungkin hanya bullebali yang bisa menjawab itu semua. Sementara saya hanyalah seorang tamu di rumah sebelah dan rumah sebelah yang lainnya walapun saya merasa sangat betah untuk berlama-lama disalah satu rumah yang sering saya singgahi.

Tapi ada satu pertanyaan didalam benak saya selama ini, “apakah semua hal-hal tersebut merupakan satu manifestasi untuk keutuhan suatu bangsa ? atau hanyalah bagian dari “permainan” untuk memperburuk keutuhan suatu bangsa ?“.

Baru dari 1 tuan rumah saya mengambil kesimpulan, bahwa keutuhan suatu bangsa adalah segalanya bagi beliau…ya segalanya !
Salam Sejahtera untuk Sang Tuan Rumah Sebelah.

NB :
dah mulai rame banget tamu2 dari negeri Londo, dah ada yg mulai kasak kusuk, dah ada yg hampir ketahuan/malu tp gk tau malu dan ada seorang kawan yang mengirim pesan singkat dan terbaca ‘who dares win` lalu saya membalas pesan itu dgn kalimat ‘Saya seorang Indonesia` “.

Seseorang-ku Telah Berdoa

Posted in Uncategorized on March 13, 2007 by tsunaki


Kata2 yang dirangkai menjadi kalimat-kalimat ini telah keluar dari bibir seseorang-ku, sungguh ini adalah hal yang tulus untuk kesekian kalinya yang telah didapatkan darinya ;

“Aku bersyukur karena Engkau telah memberi Kasih dan Sayang dalam hati-nya,
Aku bersyukur kepada Engkau, karena ia begitu mencintai aku.
Bantulah aku agar menanggapi Kasih dan Sayangnya dengan sepenuh hati dan semoga kami semakin saling Mengasihi dan Menyayangi”.

Begitu sederhana, begitu tulus, tidak serumit permainan kata2 sebagian orang didalam mengungkapkan rasa yang telah ada dan bergejolak didalam hati mereka masing-masing. Tanpa fitnah, tanpa ejekan, tanpa sebelah mata walaupun keangkuhan dan ke-AKU-an itu datang dan menunjukkan dirinya tp seseorang-ku adalah seseorang-ku dengan segala keserdahaannya dan dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

Seseorang berkata;” hey Sang Pria, carilah yang sempurna, pintar dan bersahaja…” lalu aku menjawab;” cukuplah bagiku seseorang yang dapat memahami dan mengerti siapa saya sebenarnya “…Untuk apa bersahaja jika cacat yg dia tutupi tidak merubah kehidupannya, untuk apa pintar jikalau dia terlalu bodoh untuk dirinya dan orang lain dan kesempurnaan itu adalah milik Sang Maha Agung.

My Love… I would like to say in a different way about all of this, i`m not a kind of guy with a future but i have a dream…a dream that i can build with or without someone beside me but now, i have you beside, let me lead and build the future if God does Exist but if God doesn`t Exist i will take that lead too.

Most of All…i wish you do understand this : ” Ya Tebya Lubyu…Devushke ! “

The One You Love for The One I Love.
- Ditulis dan Dikirim oleh : I.J.R -

Sudah dimulaikah Pertunjukan "Circus" nya ?

Posted in Uncategorized on March 11, 2007 by tsunaki

Dari sekian banyak “Pemain Circus” yang tersingkap mungkin ( khususnya saya ) hanya tahu ada 1 orang yg termaafkan dalam arti “Pemain Circus” tersebut menjadi “Abdi Dalem” Sang Ratu dengan menjaga koleksi lukisan-lukisan Sang Ratu. Terlepas dari itu semua pihak “pamong praja” kerajaan terebut tidak mengenal menyerah untuk mengetahui bagaimana,kapan,siapa sang “Pemain Circus” tersebut dan kawan-kawannya yang lain dapat men-”dua” hatinya dari keberpihakannya kepada Sang Ratu. Mungkinkah karena dogma yang telah diberikan oleh pihak lain? mungkinkah karena faktor uang dan kesenangan lainnya? mungkinkah karena faktor penyimpangan sexual yg menjadi perangkap bagi para “pemain circus” tersebut? Entahlah, semuanya belum terjawab ( mungkin ) sampai sekarang, apa yang menjadi faktor para “pemain circus” tersebut men-”dua”-kan hatinya.

Kini diRepublik tercinta ini saya membaca di”rumah sebelah” berita tentang Permainan Circus bagi kalangan dgn klasifikasi “Sangat Rahasia”, entah kebenaran dari berita tersebut apa bisa dipertanggungjawabkan atau tidak.

Sungguh sangat disayangkan, disaat Republik tercinta ini sedang membutuhkan laskar2 tangguh dalam bidang tersebut masih tersirat dibeberapa pikiran laskar2 tangguh tersebut untuk men-”dua”-kan hatinya dan keberpihakkannya terhadap yang “lain”.

Motif apakah yang melandasi dan mendasari tindakan tersebut ?

Saya hanya bisa menyaksikan tanpa bisa berbuat apapun….*halaaahhhh*
Ya…saya hanya bisa menyaksikan, Sudah dimulaikah Pertunjukkan “Circus”-nya ?

"Disclosure" Rumah Sebelah

Posted in Uncategorized on March 9, 2007 by tsunaki

Jadi miris dan tidak habis fikir, ternyata untuk sebuah kebenaran segala sesuatunya harus dibayar, bukan dengan uang atau benda lainnya tapi dengan sebuah “pengorbanan” yang sangat mahal harganya. Ini yang akan dialami oleh “rumah sebelah”.

Disclosure Project, sebuah aktifitas penyingkapan dari sebuah kegiatan yang dirasa sangat tidak menguntungkan dan merugikan bagi sebagian pihak tanpa pernah melihat sisi baik dari “aktifitas yang baik” tersebut. Sebagian pihak tersebut merasa tersudutkan akan irama kalimat dan “Fact” yang disajikan walaupun tidak secara terbuka tp masih memakai “kode etik” yang hanya bisa difahami oleh segelintir orang. Namun apa manfaat dari sebuah Disclosure Project…?. Hanya untuk membungkam beberapa waktu hingga suatu hari nanti akan muncul sebuah aktifitas baru dengan nuansa baru, pemikiran baru, fakta2 yang baru dan juga individu2 yang baru.

Sang Tuan Rumah Tetangga Sebelah mungkin sangat geram karena mendapatkan sebuah kabar ( Base On Fact ) yang sangat tidak menyenangkan bahwa “dirinya” dan “rumahnya” akan dirapihkan dan “dibersihkan”. Oleh siapa…? tentunya hanya Sang Tuan Rumah yang persis mengetahuinya ( dan saya mulai mendapatkan gambarannya ). Oleh siapa…?

Memang sangat tidak mengenakkan, sebuah kredibilitas yang dibangun ber-tahun2 dengan susah payah dan dengan keringat yg mengucur bahkan terkadang nyawa taruhannya harus dihancurkan hanya karena beberapa “Fakta yang benar” yang telah disajikan dengan baik walaupun tidak terlalu transparant. Sang Tuan Rumah wajib dan berhak untuk melawan dan mempaertahankan kredibilitas “rumahnya” dengan cara apapun, baik dengan cara yg elegan maupun dengan cara kasar. ” Mereka yang menjalankan pekerjaan perapihan dan pembersihan hanyalah anak2 muda yang `dibekali’ tanpa pernah tahu kebenaran Sang Pemilik Rumah ( yang sangat saya kagumi keberanian dan intelektualitasnya )”…ya…`mereka’ hanya alat yang difungsikan.

Inilah bentuk keprihatinan saya terhadap “Rumah Sebelah” dan Sang Tuan Rumah yang biasa saya panggil “Om” atau “Pak De” walaupun saya tidak mengenalnya secara langsung tp saya mengaguminya.

Pesan saya terhadap Sang Tuan Rumah : “fungsikan `counter’ yang anda miliki untuk mempertahankan kredibilitas anda”. Karena saya akan terus mendukung anda.

- si Bajil Anak Nakal -