Archive for July, 2007

Bajil dan Korvet Nasional PT.PAL

Posted in Uncategorized on July 30, 2007 by tsunaki

Salam Indonesia Raya.

Tepatnya pada hati Jum`at 8 Oktober 2004 ditandatangani Nota Kesepakatan antara TNI Angkatan Laut dengan PT. PAL Indonesia, Surabaya untuk pembuatan Korvet Nasional yang ditandai dengan kegiatan simbolis pemotongan baja pertama. Korvet Nasional merupakan hasil kerjasama rancang bangun dengan Orrizonte Sistemi Navali S.P.A. (Fincantieri Shipyard) dan Italian Navy Corvette. Serta PT. PAL Indonesia. Korvet Nasional dirancang untuk mampu melaksanakan misi operasi tempur seperti Peperangan Anti Pesawat udara (AAW/Anti-Air Warfare), Peperangan melawan kapal permukaan (ASuW/Anti-Surface Warfare), Peperangan Anti Kapal Selam (ASW/Anti- Submarine Warfare), dan Peperangan Elektronika (EW/Electronic Warfare).

Direncanakan kapal yang menurut rancangannya berbobot 1.600 ton ini memiliki panjang (garis air) 80 meter, Draft 3.46 meter, lebar 12.2 meter, tinggi permukaan ke geladak utama 8.2 meter dengan kecepatan rata-rata 25.2 knot dengan kekuatan daya dorong 2×7.400 kw mengakomodasi 81 personil awak kapal.

Sebelumnya Corvette yang dipesan dari Belanda sebanyak 2 unit dari 4 unit yang dipesan oleh Pemerintahan Indonesia Raya merupakan jenis Corvette hasil rancangan baru yang sangat inovatif dan unik. Disebut sebagai SIGMA kependekan dari Ship Integrated Geometrical Modularity Approach. Dengan memajukan dua aspek keunggulan; flexibility dan affordability. Pabrik pembuatnya mengkatagorikan kapal ini sebagai Naval Patrol Vessel dengan seri dasar memiliki panjang antara 52 sampai 98 meterm untuk pesanan TNI Angkatan Laut dengan panjang 90 meter. Dan bobot yang dirancang berkisar antara 440 ton untuk jenis terkecil sampai dengan 1.930 ton untuk jenis terbesar. Dan kini kedua Corvette itu telah mempunyai nama yakni : KRI Diponegoro ( 365 ) dan KRI Hasanuddin ( 366 ). Sementara 2 Corvette lainnya akan selesai bertahap hingga tahun 2009.

JALESHU BHUMYAMCA JAYAMAHE

Perang Harga Diri Versus Demokrasi

Posted in Uncategorized on July 22, 2007 by tsunaki

Sesuai judul topik diatas adalah Perang Harga Diri Vs Demokrasi, ini diambil dari kasus terbunuhnya mantan Intelijen Rusia – FSB ( dulu = KGB ) yang memutuskan untuk membelot ke Inggris pada tahun 2001.

Ada hal yang sangat menarik untuk diperhatikan, adalah peperangan antara Harga diri Rusia dan Demokrasi ala Inggris.

Bermula dari kematian seorang mantan agen rahasia yang membelot yang keracunan “Polonium 210″ hingga saling usir diplomat antara Inggris dan Rusia.

Bila diperhatikan, langkah Rusia untuk mempertahankan Andrei Lugovoi ( yang dituduhkan oleh Inggris karena telah meracuni sang mantan intelijen tersebut ) adalah sangat benar adanya, dikarenakan undang-undang Rusia tidak memperkenankan warga negaranya untuk diadili diluar Rusia. Dan Inggris memandang bahwa sebuah kejahatan yang mengerikan telah terjadi di wilayah Inggris dan Inggris harus menemukan pelakunya dan menyeret mereka ke muka hukum dan ditambah dengan tuduhan amerika bahwa rusia telah mengalami kemunduran semenjak era Yeltsin.

Lalu, benarkah tindakan rusia untuk tidak melakukan ekstradisi Andrei Lugovoi seperti yang telah dituduhkan Inggris ?

Benarkah, hanya karena alasan demokrasi yang telah diusung dan telah digemakan keseluruh antero bumi ini, Inggris berhak memaksa Rusia akan keinginannya ?

Lalu bagaimana dengan polling di situs Downing Street “yang melarang untuk pembangunan sebuah masjid dengan kapasitas yg cukup besar”, apakah itu suatu bentuk demokrasi ala Inggris ?

Dan kini Rusia bangkit dari keterpurukkannya dengan mengedepankan “kemakmuran rakyat” dulu ketimbang demokrasi yang pernah membuat rakyatnya menderita ( karena demokrasi ala Yeltsin hanya memperkaya para yahudi Rusia ) dan tidak memperdulikan kritikan sang pengusung demokrasi lewat komentar menteri luar negerinya.

Dan kini, salahkah jika Indonesia Raya mencontoh kebangkitan Rusia dari keterpurukkan ekonomi dan harga diri ?

Apakah Indonesia Raya mempunyai nyali juga seperti Rusia untuk bangkit demi Kejayaan Negeri dan Kemakmuran rakyat ?

Dan, salahkah Indonesia Raya jika mencontoh India dengan fasilitas nuklirnya yg sangat gencar disorot oleh amerika ? India berhasil karena para aparat intelijen-nya sangat agresif dalam meng-counter setiap gerakan amerika dalam hal fasilitas nuklirnya.

Lalu begaimana dengan rencana nukir Indonesia ?

Most Powerfull

Posted in Uncategorized on July 15, 2007 by tsunaki
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم


اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ



Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Posted in Uncategorized on July 13, 2007 by tsunaki

BADAN INTELIJEN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

RILIS TERBATAS
01/BIN/HUMAS/10-2002

…. [ Delete ] ….
1. JENIS BAHAN PELEDAK

Berdasarkan informasi forensik dan saksi, disinyalir bahan peledak yang digunakan adalah sejenis SEMTEX yaitu gabungan material RDX dan PETN bertekanan lebih dari 2000 Atmosphere yang menimbulkan hentakan dan panas sampai dengan 1800 derajat celcius dalam radius 200m2. Bahan peledak ini biasa digunakan dalam operasi militer terbatas yang disebut demolisi untuk penghancuran jembatan atau gedung atau kepentingan usaha khusus seperti digunakan secara sangat terbatas untuk pertambangan terbuka. Peledakan dilakukan dengan memakai alat detonator khusus yang kemungkinan berjenis ADC buatan Korea yang beberapa waktu lalu sempat menjadi kasus akibat adanya pengiriman beberapa kontainer detonator dan bahan peledak tanpa izin tujuan Republik Demokratik Timor Leste yang ditangani KP3 Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kaitan ini sedang dalam penelitian.Pemicuan ledakan kemungkinan besar dilakukan melalui alat remote control atau Timer. Mengingat kejadian di Bali berlangsung sekitar pukul 22.30 WITA yang memungkinkan pelaku segera keluar dari Bali dengan pesawat terakhir pukul 23.00 WITA.
Pemilik Bahan peledak sejenis untuk keperluan militer di Indonesia hanya Korps Zeni Tempur TNI AD, sedangkan untuk keperluan pertambangan perlu penyelidikan lebih mendalam.

Khusus untuk peledakan di Konsulat Jenderal Republik Philipina di Manado disinyalir hanya untuk pemenuhan anggapan bahwa antara Bom Bali dan Bom Manado saling berkaitan. Bom yang meledak di Manado berdaya ledak rendah (low explosive) dan kemungkinan bahan yang dipakai berjenis C4.

2. INDIKASI PELAKU

Melihat akibat yang ditimbulkan, kerusakan dan jumlah korban yang sedemikian besar dengan mayoritas korban adalah Warga
Negara Asing khususnya Australia, Inggris, Jerman dan 3 orang Amerika (luka ringan), dapat dipastikan maksud utama pelaku adalah :

Pertama menghancurkan Citra Bangsa Indonesia secara total dan sistematis, Kedua memojokkan agama Islam yang mayoritas dianut oleh Bangsa Indonesia, Ketiga adalah upaya memecahbelah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, Keempat adalah bentuk pembuktian menyangkut keberadaan jaringan terorisme Internasional. Dari keempat tujuan tersebut, identifikasi pelaku dapat dibagi dalam 6 Kategori Utama.

A. Kelompok Separatis
… [ Delete ] …
B. Kelompok Anti Pemerintahan
… [ Delete ] …
C. Kelompok Anti Australia
… [ Delete ] …
D. Kelompok Fundamentalis
… [ Delete ] …

E. Kelompok Teroris Internasional

Kelompok (jaringan) Terorisme Internasional yang dituduhkan dengan cara menghancurkan Citra Indonesia di dunia antara lain Kelompok Abu Sayaf dari Filipina, Kelompok Al-Qaeda pimpinan Osama Bin Laden dan Kelompok Pembusukan Citra Islam Internasional (International Islamic Disgrace Movement).

International Islamic Disgrace Movement (Gerakan Pembusukan Citra Islam Internasional) yang bertujuan mengekalkan dominasi barat atau yahudi di dunia. Kebangkitan Kelompok ini mulai dirasakan di Indonesia setelah peristiwa 11 September 2001 melalui cap Islam Fundamentalis dan terorisme Internasional. Gerakan kelompok ini selalu memanfaatkan kelompok Fundamentalis Primitif dan dikelola secara terjadwal dan terorganisasi secara rapi. Indikasi keterlibatan Kelompok ini adalah pemilihan waktu peledakan tepat 1 tahun 1 bulan 1 hari setelah peristiwa 11 September 2001 di New York Amerika Serikat, dan bertepatan dengan program acara Balines Surver di Jaringan Televisi Internasional Discovery Channel. Sebagai informasi tambahan, Sari Club adalah Klub khusus Orang Asing yang tidak memperbolehkan WNI masuk kecuali pegawai Klub saja.

F. Kelompok Oportunistik
[ Delete ]

Demikian hasil Analisa Intelejen ini dibuat untuk dirilis secara terbatas kepada Pihak Keamanan, Pemerintahan Pusat dan di daerah, Organisasi Masyarakat dan Umum tertentu.Dikeluarkan di Jakarta

Tanggal 15 Oktober 2002
Kepala

Separatis dan NKRI

Posted in Uncategorized on July 11, 2007 by tsunaki

Berita yang sedang marak di Republik ini adalah Masalah Separatis. Tembusnya Pengawalan terhadap Ring Satu atau Pengawalan terhadap Presiden RI di Ambon pada Hari Keluarga Nasional dan Pengibaran bendera papua merdeka, bintang kejora di acara Konferensi Musyawarah Besar Masyarakat Adat Papua (KMBMAP) di GOR Cendrawasih, Jayapura pada 3 Juli lalu.

Ini mengisyaratkan, bahwa separatisme masih merongrong Kedaulatan Kesatuan Republik ini. Berakhirnya DOM ( Daerah Operasi Militer ) di Aceh merupakan langkah besar bagi Republik ini didalam mempertahankan Kesatuan dan Kedaulatan. Lalu timbul keinginan referendum dari masayarakat papua guna memisahkan diri dari NKRI, persis seperti keinginan yang telah di capai oleh masyarakat Timor Timur ( Timor Lester, yang mungkin sekarang mengarah kepada kegagalan sebuah negara ).

Gerakan RMS hanyalah “riak kecil” yang tidak perlu dikhawatirkan, karena hanya mencoba menginsyaratkan kepada masyarakat dunia bahwa RMS itu masih ada dan mencoba untuk memperkeruh situasi politik Nasional. Ada yang bertanya, mengapa tidak dicoba untuk menggulung para aktifis RMS terutama yang berada di negeri Belanda ? Mengapa tidak dicoba untuk memulangkan tokoh gerakan RMS,”AM” yang sekarang berada di bawah pengawasan Amerika ( dan sekarangpun sedang diupayakan terhadap langkah “pemulangan” tersebut ). Apakah hubungan para pelarian aktifis RMS di Belanda semakin mesra dengan pemerintahan setempat ( pemerintahan Belanda )? Mengapa permasalahan Gerakan separatis RMS ini tidak pernah tuntas ? Saya hanya bisa menjawab, carilah akar permasalahannya di sini / ditengah2 masyarakat ambon, hindari cara represif lakukan dengan pendekatan adat / budaya ditunjang kerendahan hati para bikokrat baik yang berada di jakarta maupun yang berada di Ambon untuk “mendengarkan”.

Papua dengan tuntutan referendum…hal yang harus dicermati !!!
Dengan sumber daya alam yang sangat melimpah sudah barang tentu sangat menggiurkan bagi mereka2 yang sangat berkepentingan,isyarat dari negeri seberang “AS, sudah tidak relevan membicarakan kemerdekaan papua”…sungguh menggelikan…apanya yang tidak relevan? bagaimana jika freeport yang sudah mendapatkan kontrak karya sekian puluh tahun dari pemerintah pusat di nasionalisasikan, apakah masih relevan untuk membicarakan papua merdeka ?
apakah masalah HAM menjadi ujung tombak permintaan referendum ini ? lalu bagaimana dengan dana triliyunan rupiah yang telah digelontorkan oleh pemerintah pusat ke pemerintahan setempat untuk percepatan pembangunan di daerah tersebut ? Sangat kompleks masalahnya jika diurai satu persatu.

Hanya perlu dilakukan tindakan tegas dan terukur, namun tetap merefleksikan pendekatan ‘rule of law’, bukan tindakan represif dalam menangani masalah separatis.

Sudah tentu kepentingan asing bermain didalam masalah papua ini, dengan dijembatani oleh para LSM yang sudah tentu juga dibiayai oleh sang pemberi order dan jaringan – jaringannya.

Kembali lagi masalah intinya adalah Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sudah saatnya para birokrat dan para diplomat sebagai ujung tombak dan dengan didukung oleh kebijakan pemerintah guna melakukan “diplomasi yang tegas, agresif dan berkualitas tanpa harus terlalu bersikap sopan santun, jika karena itu justru kedaulatan negara di acak-acak orang lain”…(saya sangat setuju dengan pandangan dan kalimat dari Gubernur Lemhanas)

Dan juga tindakan preventif dari aparat keamanan dan intelijen terutama kontra-intelijen sangat diperlukan guna menangkal infiltrasi-infiltrasi pihak asing yang selama ini sangat meresahkan terutama dari negara yang berada dibawah dan juga digelarnya pasukan dengan standard khusus di daerah bergolak tersebut. Sehingga tidak lagi kedaulatan Republik ini ada campur tangan dan diacak-acak oleh kepentingan negara lain.


Salam Merah Putih
Si Bajil


Are You Friend of Mine ?

Posted in Uncategorized on July 3, 2007 by tsunaki

One of these or Not ?

(A)ccepts you as you are
(B)elieves in “you”
(C)alls you just to say “HI”
(D)oesn’t give up on you
(E)nvisions the whole of you (even the unfinished parts)
(F)orgives your mistakes
(G)ives unconditionally
(H)elps you
(I)nvites you over
(J)ust “be” with you
(K)eeps you close at heart
(L)oves you for who you are
(M)akes a difference in your life
(N)ever Judges
(O)ffer support
(P)icks you up
(Q)uiets your fears
(R)aises your spirits
(S)ays nice things about you
(T)ells you the truth when you need to hear it
(U)nderstands you
(V)alues you
(W)alks beside you
(X)-plains thing you don’t understand
(Y)ells when you won’t listen and
(Z)aps you back to reality

Now, You Tell Me !!!